apa tidak malu?

 


Sebetulnya, kalau kita ini mau membaca sejarah maka akan kita dapati bahwa peristiwa  antara palestina dan zionis ini sudah berlangsung sejak lama

Asal usul bagaimana akhirnya mereka menjadi kaum pembangkang itu pun sudah berkali-kali diceritakan di dalam al-Qur,an. heroik kisahnya bersanding dengan tokoh ternama seperti   Ya’qub,Yehudza,hingga Musa.

Jika dikatakan bahwa mereka adalah kaum yang mulia, ya,boleh juga.

Karena bagaimana pun kalau diurutkan, Nabi Ya’qub adalah putra Nabi Ishaq, putra  Ibrahim, sang bapak para Nabi, Khalilullah,kekasih Allah.Lalu Yehudza, anak yang diisyaratkan Yusuf dengan 12 bintang dalam mimpinya. Hinggalah pada tombak dari pembangkangan mereka pada kisah Musa AS.

Kemuliaan itu seketika pudar hanya karena kelalaian mereka sendiri,menghapus jejak kemuliaan itu sendiri.

Tahun demi tahun progressnya sama, bahkan dampak yang diakibatkan mengalami eskalasi bertahap.

Mereka ini bukan bangsa yang bodoh,

Kalau saja kita mau mengurutkan nya lagi, investor terbesar dari berdirinya negara Amerika adalah Yahudi. Bukan main jika berbicara amerika hari ini, neraka adidaya dengan kekuasaan yang katanya ‘maha’, negara yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia,bahkan melindungi kaum terlantar,wanita dan anak-anak, negara yang menjadi rujukan pendidikan dunia saat ini,simbol kemerdekaan berpendapat,dan berperilaku.

Dari segi Bahasa?

Bahasa ibrani merupakan Bahasa wajib ke-4 yang dahulu, para pembesar muslim mempelajarinya. Zaid Bin Tsabit contohnya. Bahasa yang penuh enigma dan atributif sakral.

Lengkap sudah.

Mereka ini bangsa yang besar, tak perlu diragukan.

Namun,krisis etika dan tidak tahu terimakasih ini menjadi penyakit utama mereka.

Mari kita lihat berbagai sajian berita heroik yang mulai mencuat lagi eksitensinya sejak aksi 7 Oktober 2023 kemarin. Aksi yang membuka bukan hanya mata di bagian kepala saja, namun mata hati atau bashiroh,mata pemikiran,bahkan mata dunia.

Peristiwa, penyerangan,pembantaian hingga ,yang terkini, pembakaran kamp pengungsian yang membakar manusia hidup hidup!

Takbir semakin lantang menggema, Allahu Akbar, Allah, Allah

Tabir apa guna antara mereka dengan Rabb-Nya

 Ajaibnya,  kita melihat  dokumentasi itu sembari merebahkan badan,sembari memakan hidangan nikmat dan sehat . sembari duduk santai diatas shofa empuk lalu mengongkang –ongkang kan kaki.

Tugas kita hari ini mungkin baru sebatas mendoakan dan memberi dukungan, menyiarkan berita, dan menyumbangkan sebagian harta terbaik yang kita punya.

Jangan lupa, kita pun berkewajiban untuk menjadikan diri kita menjadi lebih baik, mengestafet semangat dan kebahagiaan mereka supaya menjadi motivasi,

Ternyata mereka bukan manusia yang memiliki kesehatan mental terendah

Ternyata, mereka adalah sekelompok manusia dengan presentase kebahagiaan tertinggi

Dengan kedamaian dan ketulusan hati tak terukur

Tidak mengapa, 

Lakukan apapun yang mampu kita lakukan

Jangan bersikap apatis, 

Hari ini ternyata, bukan hanya pejabat yg seringkali kena tegur karena menyalahgunakan kuasa

Padahal, banyak sekali yg terbalut kasus penyalah-gunaan ini,

Bedanya mungkin bukan kuasa, namun penyalah-gunaan waktu dan cara berbisik-

Tentang bumi Syam yg terusik dan diusik oleh makhluk makhluk revolusi kera

Tentang kehormatan bukan saja membawa agama, tapi juga hak asasi manusia yang  katanya sudah sering dijadikan tema perbincangan kelas dunia

Meja bundar digelar, bendera berkibaran, konferensi pers dilihat jutaan orang-

Tapi, seakan dibuat diam.

Urus saja kesedihanmu,urus saja urusan negara dan agamamu, urus saja hal pribadi mu, kami tidak ikut-ikutan

Itu permasalah negara mereka, bahkan itu hal yg sudah biasa, buat apalah kita ini ikut-ikutan? yang ada kita akan terlibat dalam fanatik ras dan mabok agama.

hei hei, namun lihatlah

Ketika dirinya sendiri dilanda masalah sepele, hanya karena omongan kecil manusia, hanya karena penilaian dari segelintir kalangan, hanya karena luka yang katanya membuat sakit mental dan traumatik yang dalam

hanya karena dirinya tidak dihargai

hanya karena dirinya dilukai, diselingkungi,dibohongi, dibenci,diremehkan

Lantas menyiarkan kemana mana, seakan dunia pun harus turut sakit dan menyediakan obat sembuh untuk dirinya

Seakan akan seluruh makhluk di dunia ini harus memahami bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja

seakan seluruh komponen di dunia ini harus menjadi pelangi dan pemanis untuk dirinya yang konon sedang hancur dan dilanda kemalangann

Heeeiii,

Apa tidak malu?

Comments

Post a Comment

Popular Posts